PENJELASAN TATA WAKTU SIKLUS PASKAH

  • on 10/03/2019

PENJELASAN TATA WAKTU SIKLUS PASKAH

PENGERTIAN
Paskah (Portugis: Pasca) yang dikembang dari bahasa Latin dan Yunani adalah berasal dari kata
Ibrani Pesakh, yang berarti ‘lewat’. Yang lewat adalah malaikat maut, yang dilewati adalah maut sendiri
(simbolnya ialah penyeberangan Laut Tiberau dan Sungai Yordan). Kata Ibrani Pesakh, dalam bahasa
Yunani menjadi Paskha (huruf terakhir ‘kh’ pindah ke tengah).
Menurut Kaidah Bahasa Indonesia, kata “paskah” mestinya tidak menggunakan huruf “h” dibelakang.
Namun, dalam laras bahasa Teologi, tetap ditulis dengan menggunakan huruf “h” di belakang (Paskah).
Paskah Kristus (lewat kematian) adalah konsekuensi pengertian Paskah dari Kitab-kitab Perjanjian Lama
(bnd. Luk.24:44-45). Paskah adalah dasar eksistensi Gereja dan seyogianya dirayakan lebih intensif
daripada Hari Natal.

PRAPASKAH

Adalah persiapan sebelum paskah. Masa Prapaskah adalah masa di mana umat
mengenang dan menghayati kembali seluruh pelayanan Yesus yang penuh tantangan dan derita, yang
dimulai dari Kaisarea Filipi sampai di Yerusalem. Oleh karena itu, masa ini adalah merupakan
kesempatan untuk umat berpuasa, meratap, sadar diri, menyesal dan bertobat.
Ada yang memulainya dengan pada Septuagesima (berarti ‘yang ke-70’); bukan menunjuk pada hari ke70 sebelum Paskah, tetapi melambangkan ke-70 bangsa di dunia atau ke-70 tahun masa pembuangan di
negeri Babel (2 Taw.36:21; Yer.25:11,12). Ada juga yang memulainya dengan Sexagesima (berarti ‘yang
ke-60’); Ini hanya nama saja, sama seperti ‘yang ke-70’ bukan berarti hari ke-60 sebelum Paskah. Ada
juga yang memulainya dengan Quinquagesima (berarti ‘yang ke-50’), yaitu hari ke-50 sebelum Paskah,
sama seperti Pentakosta (bahasa Yunani) adalah yang ke-50 sesudah Paskah, sehingga seluruh Paskah
menjadi ‘100 Hari’.
Mengacu pada kesaksian Alkitab tentang masa pergumulan dan pertobatan, baik yang dialami umat Israel
di padang gurun; Musa di atas gunung; Elia dalam perjalanan ke Horeb; Pertobatan orang Niniwe setelah
mendengar pemberitaan Yunus, dan terakhir Yesus yang berpuasa di padang gurun maka GPIB
memperingati masa prapaskah selama 40 hari atau Enam Minggu. Bahasa latinnya adalah Quadragesima
(berarti ‘yang ke-40’); hari ke-40 sebelum Paskah. Minggu Prapaskah dimulai dengan ‘Rabu Abu’ (hari
Rabu sebelum Minggu Prapaskah VI).