Sabda Bina Umat – 11 Desember 2018

  • on 11/12/2018

Sabda Bina Umat – 11 Desember 2018

Renungan Malam
GB. 226 – Berdoa
HIDUP KEKAL DENGAN ALLAH
Yohanes 5 : 24-26

24. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
25. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
26. Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya barangsiapa mendengar peekataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunya hidup yang kekal” (ay. 24a)

Hidup selamanya dengan ALLAH, belum mnejadi keinginan utama manusia. Dima salahnya? Salahnya terdapat dalam tidak dipahaminya arti hubungan manusian dengan Tuhan Yesus Kristus. Hanya apabila kita memahami Tuhan Yesus sebagai Mesias atau Pembebas kita, saat itulah suatu hidup yang baru dimulai. “Jadi siapa yang ada didalam Kristus, ia adalah cinptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.” (2 Korintus 5 :17). Memang masih akan ada kematian fisik, tetapi tatkala Kristus datang kembali, tubuh kita akan hidup lagi karena dibangkitkan oleh-Nya, agar hidup kekal dengan Allah.
Siapakah yang dimaksudkan oleh Tuhan Yesus sebagai orang mati yang mendengarkan suara Anak Allah dan oleh karenanya akan hidup? Mereka adalah orang-orang yang mendengarkan suara-Nya, mengerti-Nya, dan yang menerima-Nya. Orang-orang yang menerima Firman Tuhan akan hidup kekal. Mereka yang mendengar dan percaya Tuhan Yesus tidak akan binasa. Kita pun harus terus menerus mendengar Firman Tuhan dan percaya akan Firman itu. Kalau kita mendengarnya, kita akan hidup.
Apakah kita paham akan hal itu? Apabila tidak mendengar dan tidak percaya akan Firman maka kita akan mati. Suatu kematian rohani. Tak akan ada hidup dan sukses dalam hidup kita bila kita tak percaya kepada-Nya. Mengapa? Oleh karena Tuhan adalah Sumber dan Pencipta dari segenap hidup. Dengan demikian setelah hidup ini tak akan ada hidup yang mungkin di luar Tuhan. Hidup kita adalah karunia Tuhan. (Ulangan 30:20, Mazmur 36:10). Karena Tuhan Yesus berada secara kekal dengan Allah, Sang Pencipta, maka Tuhan Yesus juga adalah Hidup, (Yohanes 14:6) dengan demikian kita juga beroleh atau mendapat hidup kekal. “Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. (1 Yohanes 5:11).

Doa: (Janganlah kami mengalamai kematian rohani ya Tuhan)

H.J / SGRS
Sumber : Sabda Bina Umat Edisi 156 Desember 2018 – Januari 2019