Sabda Bina Umat – Jum’at, 2 November 2018

  • on 02/11/2018

Sabda Bina Umat – Jum’at, 2 November 2018

Renungan Pagi
KJ. 387 : 1,3 – Berdoa
TIDAK ADA LAGI PERBEDAAN
Efesus 2 : 11 – 17

2:11 Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu -- sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, --
2:12 bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.
2:13 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
2:16 dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.
2:17 Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang "jauh" dan damai sejahtera kepada mereka yang "dekat"

“Ia datang dan memberitakan damai sejahtera kepada kamu yang “jauh” dan damai sejahtera kepada mereka yang “dekat” (ayat 17)

Banyak orang merindukan mendapatkan kesempatan memperoleh “Bedah Rumah” (sebuah acara di salah satu Stasiun TV). Rumah yang tidak layak huni, diubah menjadi layak huni, sehat dan sedap dipandang. Penyelenggara tidak pilih bulu yang bersifat primordial, tetapi meniadakan batas wilayah yang dekat dengan yang jauh (kelurahan, kecamatan bahkan provinsi). Bedah rumah mempersatukan orang yang beruntung untuk bersyukur kepada Tuhan.

Seperti bedah rumah itu meniadakan batas yang membedakan, demikian pula kasih karunia Allah dalam Yesus Kristus, yang membawa damai sejahtera bagi orang yang jauh dan yang dekat. Melalui salib Ia telah meniadakan perbedaan dan mempersatukan semua dalam rahmat-Nya. Tidak ada lagi batas yang membedakan. Dalam Yesus Kristus semua mengenal satu Allah, bagi keselamatan yang sejati dan abadi.

Apabila ada orang yang mengaku mengenal Allah, tetapi memandang keselamatan hanya bagi mereka, itu artinya ia tidak paham kasih karunia Allah semesta alam. Allah adalah pencipta segala makluk dan segala bangsa, Ia memanggil semua orang untuk menerima keselamatan dan Ia membuka tangan-Nya bagi semua orang yang mau datang pada-Nya.

Dalam Roma 3 : 12 – 15, Paulus mengungkapkan :”Yang mengenal Taurat dan tidak mengenal Taurat akan dihakimi Allah menurut ukuran yang mereka yakini dan pegang. Segala bangsa yang melakukan kebenaranlah yang akan diselamatkan”!

Doa : (Terima kasih Tuhan untuk rahmat-Mu yang ajaib bagi kami)

J.P.T/jm

Sumber : Sabda Bina Umat Oktober – November 2018