Sabda Bina Umat – Jum’at, 28 Desember 2018

  • on 28/12/2018

Sabda Bina Umat – Jum’at, 28 Desember 2018

Renungan Pagi
KJ.252 : 1 – Berdoa

TIAP-TIAP ORANG BERPERAN
1 Korintus 14 : 26 – 28

14:26 Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.
14:27 Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya.
14:28 Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah.

… hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan … (ayat 26)

Perikop bacaan kita, berbicara tentang “pertemuan jemaat” atau ibadah jemaat. Dikatakan, dalam ibadah jemaat, diharapkan semua warga yang hadir dalam pertemuan itu, mengambil bagian dalam ibadah tersebut. Agak mengejutkan bagi kita, bila pola ibadah gereja awal seperti ini diterapkan dalam kehidupan gereja masa kini, ketika gereja telah terbiasa dengan peran yang didominasi oleh Pendeta, Diaken dan Penatua. Kecuali untuk ibadah tertentu, kita agak sedikit lebih bebas, misalnya mengizinkan warga jemaat membaca Alkitab dan berdoa syafaat.

Sesungguhnya tanggung jawab melayani adalah tanggung jawab semua warga jemaat (bandingkan 1 Petrus 2 : 9). Semua warga diharapkan berperan sesuai karunia yang Tuhan titipkan dalam kehidupannya. Tidak ada yang menjadi penonton. Barangkali ini salah satu sebab ada warga jemaat (khususnya anak-anak muda) bergereja di tempat yang lain bahkan pindah gereja karena ingin suatu ibadah yang lebih bebas.

Pemahaman yang demikian tidak seluruhnya benar, tapi ada hal positif yang dapat kita ambil. Dalam hal ini, kita tidak perlu membongkar tatanan yang sudah berjalan baik., tapi bagaimana kita memahami dan menyikapinya dalam kaitan berbagai pekembangan dan kemajuan yang sedang dan terus terjadi. Keterlibatan seluruh warga jemaat adalah panggilan kita, sebagai wujud syukur atas apa yang Tuhan buat dalam hidup kita

Doa : (Mampukan kami Tuhan untuk berperan dalam memenuhi panggilan dan pengutusan kami)

S.I/lph
Sumber : Sabda Bina Umat Desember 2018 – Januari 2019