Sabda Bina Umat – Rabu, 28 November 2018

  • on 28/11/2018

Sabda Bina Umat – Rabu, 28 November 2018

Renungan Pagi
KJ.450 : 1 – Berdoa

HIDUP MENYENANGKAN HATI TUHAN
1 Petrus 2 : 11- 17

2:11 Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu, supaya sebagai pendatang dan perantau, kamu menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa.
2:12 Milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa-bangsa bukan Yahudi, supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah pada hari Ia melawat mereka.
2:13 Tunduklah, karena Allah, kepada semua lembaga manusia, baik kepada raja sebagai pemegang kekuasaan yang tertinggi,
2:14 maupun kepada wali-wali yang diutusnya untuk menghukum orang-orang yang berbuat jahat dan menghormati orang-orang yang berbuat baik.
2:15 Sebab inilah kehendak Allah, yaitu supaya dengan berbuat baik kamu membungkamkan kepicikan orang-orang yang bodoh.
2:16 Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.
2:17 Hormatilah semua orang, kasihilah saudara-saudaramu, takutlah akan Allah, hormatilah raja!

“Milikilah cara hidup yang baik… supaya apabila mereka memfitnah kamu sebagai orang durjana, mereka dapat melihatnya dari perbuatan-perbuatanmu yang baik dan memuliakan Allah… (ayat 12)

Manusia tercipta sempurna diantara semua ciptaan lain, dan Tuhan melihat bahwa semuanya itu sungguh amat baik ( Kejadian 1 : 31 ). Itulah tujuan manusia diciptakan, yaitu untuk melanjutkan kebaikan Tuhan atas semua ciptaan yang diserahkan kepada manusia untuk dikelola. Sayangnya, dosa merusak tujuan Allah yang berkehendak mencipta manusia demi kebaikan. Yang kemudian muncul dalam diri manusia adalah egoisme, keserakahan, kejahatan, keangkuhan, ketidakpedulian, serta pemuasan nafsu diri.

Nasihat Rasul Petrus dalam bacaan ini mengajak umat ayat 11-12 “menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa, …….. milikilah cara hidup yang baik di tengah-tengah bangsa bukan Yahudi”. Sampai hari ini (zaman sekarang) kita tergoda untuk takluk pada “penjajahan-penjajahan modern”. Gadget misalnya merupakan tantangan dan godaan kita sekarang. Ada yang tidak bisa lepas dari gadget, gelisah, resah dan takut ketinggalan! Dan kalau sudah seperti itu, jangan-jangan kita sepertinya sedang dijajah. Kapan kita akan maju, kalau kerja kita cuma mengkritik, baik tentang pemerintahan, bahkan di gereja pun seperti itu. Semua selalu salah; tidak ada yang benar. Idealnya, kita saling mendukung; dukunglah program-programnya; juga para pelayannya. Carilah selalu cara hidup yang benar! Kalau mau mengkritik, ya kritiklah dengan bijak. Berikan juga alternatif solusi dan berjuang bersama-sama menggapai apa yang diimpikan bersama.

Lalu pada ayat 16 kita diingatkan bahwa hidup kita ini adalah hidup sebagai hamba Allah! Kalau hidup sebagai hamba Allah, tujuan kita cuma satu, yaitu kita mau menyenangkan selalu hati tuan kita, yaitu Tuhan Yesus sendiri.

Doa : ( Ya Tuhan lihatlah kehidupan kami agar kami selalu mencari solusi dan hidup yang menyenangkan hati Tuhan)

E.M/SGRS
Sumber : Sabda Bina Umat Oktober – November 2018