Sabda Bina Umat – Rabu, 7 November 2018

  • on 07/11/2018

Sabda Bina Umat – Rabu, 7 November 2018

Renungan Malam
KJ. 369 : 1 – Berdoa
TUNAIKAN TUGAS SAMPAI SELESAI
Ester 8 : 1 – 17

1. Pada hari itu juga raja Ahasyweros mengaruniakan harta milik Haman, seteru orang Yahudi, kepada Ester, sang ratu, dan Mordekhai masuk menghadap raja, karena Ester telah memberitahukan apa pertalian Mordekhai dengan dia.
2. Maka raja mencabut cincin meterai yang diambil dari pada Haman, lalu diserahkannya kepada Mordekhai; dan Mordekhai diangkat oleh Ester menjadi kuasa atas harta milik Haman.
3. Kemudian Ester berkata lagi kepada raja sambil sujud pada kakinya dan menangis memohon karunianya, supaya dibatalkannya maksud jahat Haman, orang Agag itu, serta rancangan yang sudah dibuatnya terhadap orang Yahudi.
4. Maka raja mengulurkan tongkat emas kepada Ester, lalu bangkitlah Ester dan berdiri di hadapan raja,
5. serta sembahnya: "Jikalau baik pada pemandangan raja dan jikalau hamba mendapat kasih raja, dan hal ini kiranya dipandang benar oleh raja dan raja berkenan kepada hamba, maka hendaklah dikeluarkan surat titah untuk menarik kembali surat-surat yang berisi rancangan Haman bin Hamedata, orang Agag itu, yang ditulisnya untuk membinasakan orang Yahudi di dalam semua daerah kerajaan.
6. Karena bagaimana hamba dapat melihat malapetaka yang menimpa bangsa hamba dan bagaimana hamba dapat melihat kebinasaan sanak saudara hamba?"
7. Maka jawab raja Ahasyweros kepada Ester, sang ratu, serta kepada Mordekhai, orang Yahudi itu: "Harta milik Haman telah kukaruniakan kepada Ester, dan Haman sendiri telah disulakan pada tiang karena ia sudah mengacungkan tangannya kepada orang Yahudi.
8. Tuliskanlah atas nama raja apa yang kamu pandang baik tentang orang Yahudi dan meteraikanlah surat itu dengan cincin meterai raja, karena surat yang dituliskan atas nama raja dan dimeteraikan dengan cincin meterai raja tidak dapat ditarik kembali."
9. Pada waktu itu juga dipanggillah para panitera raja, dalam bulan yang ketiga--yakni bulan Siwan--pada tanggal dua puluh tiga, dan sesuai dengan segala yang diperintahkan Mordekhai ditulislah surat kepada orang Yahudi, dan kepada para wakil pemerintah, para bupati dan para pembesar daerah, dari India sampai ke Etiopia, seratus dua puluh tujuh daerah, kepada tiap-tiap daerah menurut tulisannya dan kepada tiap-tiap bangsa menurut bahasanya, dan juga kepada orang Yahudi menurut tulisan dan bahasanya.
10. Maka ditulislah pesan atas nama raja Ahasyweros dan dimeterai dengan cincin meterai raja, lalu dengan perantaraan pesuruh-pesuruh cepat yang berkuda, yang mengendarai kuda kerajaan yang tangkas yang diternakkan di pekudaan, dikirimkanlah surat-surat
11. yang isinya: raja mengizinkan orang Yahudi di tiap-tiap kota untuk berkumpul dan mempertahankan nyawanya serta memunahkan, membunuh atau membinasakan segala tentara, bahkan anak-anak dan perempuan-perempuan, dari bangsa dan daerah yang hendak menyerang mereka, dan untuk merampas harta miliknya,
12. pada hari yang sama di segala daerah raja Ahasyweros, pada tanggal tiga belas bulan yang kedua belas, yakni bulan Adar.
13. Salinan pesan tertulis itu harus diundangkan di tiap-tiap daerah, lalu diumumkan kepada segala bangsa, dan orang Yahudi harus bersiap-siap untuk hari itu akan melakukan pembalasan kepada musuhnya.
14. Maka dengan terburu-buru dan tergesa-gesa berangkatlah pesuruh-pesuruh cepat yang mengendarai kuda kerajaan yang tangkas itu, atas titah raja, dan undang-undang itu dikeluarkan di dalam benteng Susan.
15. Dan Mordekhai keluar dari hadapan raja dengan memakai pakaian kerajaan dari pada kain ungu tua dan kain lenan, dengan memakai tajuk emas yang mengagumkan serta jubah dari pada kain lenan halus dan kain ungu muda. Maka kota Susan pun bertempiksoraklah dan bersukaria:
16. orang Yahudi telah beroleh kelapangan hati dan sukacita, kegirangan dan kehormatan.
17. Demikian juga di tiap-tiap daerah dan di tiap-tiap kota, di tempat manapun titah dan undang-undang raja telah sampai, ada sukacita dan kegirangan di antara orang Yahudi, dan perjamuan serta hari gembira; dan lagi banyak dari antara rakyat negeri itu masuk Yahudi, karena mereka ditimpa ketakutan kepada orang Yahudi.

“Kemudian Ester berkata lagi kepada raja sambil sujud pada kakinya dan menangis memohon karunianya, supaya dibatalkan maksud jahat Haman… “ (ay. 3)

Haman sudah dihukum mati. Apakah persoalan selesai? Belum. Ester harus menuntaskan tugasnya yakni membatalkan surat yang sudah tersebar adalah rancangan Haman yang ditulisnya untuk membinasakan orang-orang Yahudi di semua daerah kerajaan Persia. Jika titah itu tidak dibatalkan, maka orang-orang Yahudi terancam, dan jika raja membatalkan surat itu, maka orang-orang Yahudi luput dari pembantaian. Inilah tugas yang harus dituntaskan. Ester tetap konsisten melakukan tugasnya. Ia membujuk raja untuk menarik keputusannya. Ester memohon agar raja mengampuni bangsanya dan membebaskan mereka. Ester mohon supaya raja mngeluarkan surat pembatalan. Melalui usaha keras Ester, raja memanggil para panitra untuk membuat surat pembatalan. Tugas yang dipercayakan kepada Ester adalah pertaruhan hidup dan matinya, bagaimana jika raja marah dan menolak membatalkan surat pembantaian terhadap orang-orang Yahudi? Namun, Ester berani membela bangsa-Nya. Ia menjalankan tugasnya.
Bagaimana Ester dapat melakukan tugasnya tanpa rasa takut, sekalipun nyawa taruhannya? Ester diberkati Tuhan, ia dilayakkan Tuhan melakukan tugasnya. Karena Tuhan menolong, maka tugas yang berat itu dapat dilakukan dan diselesaikan dengan baik. Orang yang diberkati Tuhan akan memahami tanggungjawabnya dan akan menjalankan tugasnya sampai tuntas. Ia tidak akan menyerah dan tidak takut untuk memperdengarkan suara Tuhan, karena ia tahu bahwa Tuhan yang memberinya tugas untuk dijalankan dan dituntaskan. Tugas yang dipercayakan kepadanya bagi orang diberkati adalah suatu anugerah. Kehadiran orang benar harus berguna bagi orang lain dan bersedia dipakai Tuhan untuk maksud-Nya bagi manusia dan dunia.

Doa: (Tolong kami Tuhan untuk setia menjalankan tugas yang Tuhan percayakan bagi kami. Tolong kami untuk melakukannya sampai akhir)

N.L.N /jm
Sumber : Sabda Bina Umat Oktober – November 2018